Panduan Kesehatan Ketika Tinggal di Jepang
September 14, 2017
0

Asalkan memiliki asuransi kesehatan, berobat di Jepang tidak akan terlalu menguras kantong. Memang saat kedatangan awal ke klinik biaya yang dikeluarkan untuk pendaftaran, konsultasi, penanganan hingga obat bisa diatas 3000 yen (tergantung penyakit dan prosedur tindakan). Namun, follow up selanjutnya bisa di bawah 1000 yen. Komunikasi dengan dokter bisa menggunakan bahasa inggris, tetapi untuk staf medis lainnya sedikit yang bisa berbahasa inggris dengan lancar. Solusi untuk hal ini adalah dengan menggunakan jasa interpreter melalui telepon Emergency Secure Plan. Contoh di kampus Kyushu University sendiri setiap mahasiswa baru wajib membayar plan tersebut karena akan memudahkan saat akan berobat. Saat akan berobat dan bingung klinik yang sesuai dengan keluhan kita dimana, yang bisa bahasa inggris dimana, cukup telepon nomor ESP tersebut (link http://www.isc.kyushu-u.ac.jp/supportcenter/en/procedure2).

Di bawah ini adalah ilustrasi skema proses berobat dan rekomendasi klinik di sekitar Fukuoka

  1. Pendanaan Asuransi

Kartu asuransi nasional (hoken)  —–> Catatan dari RS —–> Surat keringanan biaya di Ward Office —–> Keringanan biaya hingga 75%

  1. Periksa di pos kesehatan kampus

Membawa student ID card  ——> Mendaftar —-> Konsultasi/periksa ke dokter

  1. Periksa gigi di Dental care

Dental care yang direkomendasikan karena berbahasa inggris : salah satu nya Kishi tetsuya dental clinic di Susenji atau Nakatomi dentist di Hakozaki

Kartu asuransi kesehatan (hoken) ——> Janji temu (bahasa jepang) —–> isi form data diri —–> Seminggu/dua minggu ——> bertemu dokter : menjelaskan masalah gigi kita

Biaya awal agak mahal, selanjutnya lebih murah, tergantung kasus gigi yang ditangani (700-4000 yen)

  1. Melahirkan/ periksa kandungan

RS rekomendasi (dokter wanita) : Redcross, Tenjin

Translate »