Hidup di Fukuoka
List to Do: Pre-departure from Japan
March 27, 2017
0

PRE DEPARTURE TO JAPAN

Hal-hal yang perlu dilakukan saat masih di Indonesia

  1. Mengurus semua dokumen yang diperlukan (wajib dan tidak akan dijelaskan lebih lanjut disini).
  2. Packing dan mempersiapkan barang-barang yang sekiranya diperlukan, contoh daftar yang perlu dibawa silahkan mengikuti tulisan ini lebih lanjut.
  3. Membuat kartu kredit atas nama pribadi berlogo visa atau master card (alasan perlunya kartu kredit merujuk ke bagian Daftar Barang-Barang yang Perlu di Bawa)
  4. Mengaktifkan e-banking rekening bank di tanah air untuk keperluan hal-hal kecil seperti membeli pulsa agar nomor Indonesia tidak hangus atau lainnya.
  5. Mempelajari sekilas tentang budaya dan custom Jepang serta beberapa kalimat dalam Bahasa Jepang yang umum digunakan sehari-hari.
  6. Mengontak mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Jepang atau pengurus PPI (dalam hal ini PPI Fukuoka) jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan atau untuk meminta bantuan.

Supaya para pendatang dan pelajar baru tidak menemui banyak kesulitan begitu tiba di Jepang, alangkah baiknya jika “koper” kita isi dengan beberapa barang yang akan sangat berguna nantinya.

  1. Surat atau dokumen penting seperti :
  2. Certificate of Eligibility (CoE) untuk proses keimigrasian di bandara;
  3. KTP dan/atau SIM. KTP diperlukan pada saat mengunjungi KBRI, sedangkan SIM dapat digunakan untuk pendaftaran surat izin mengemudi selama tinggal di Jepang ;
  4. Letter of Acceptance dari universitas kita yang siapa tahu perlu ditunjukkan saat proses imigrasi;
  5. Surat nikah dan akta kelahiran anak. Bagi yang ingin mengajak keluarganya tinggal di Jepang. Dokumen ini diperlukan untuk mendaftarkan Certificate of Eligibility (surat izin tinggal di Jepang);
  6. Surat dari Sekretariat Negara bagi yang berangkat dengan paspor dinas.
  7. Pas foto berwarna berbagai ukuran seperti ukuran paspor 3,5 x 2,5 dan ukuran lainnya untuk keperluan administrasi di kampus.
  8. Materai beberapa lembar juga dirasa perlu barangkali dibutuhkan untuk mengurus dokumen-dokumen di KBRI atau lainnya.
  9. Kartu kredit berlogo visa atau master card atas nama pribadi. Ini penting untuk mengurus pembelian nomor hp. Atau jika tidak punya, tetap membawa atm indonesia berlogo di atas karena uangnya bisa diambil di seven eleven dengan charge cukup rendah.
  10. Obat-obatan pribadi, umumnya seperti: tolak angin, suplemen, vitamin c, minyak angin, obat sakit kepala, obat flu, obat demam, obat maag dan yang sekiranya dibutuhkan untuk memperkuat daya tahan tubuh atau sebagai pertolongan pertama saat sakit.
  11. Electricity converter, ini diperlukan mengingat soket listrik di Jepang bentuknya pipih, supaya gadget bawaan dari tanah air bisa di charge maka perlu converter seperti di bawah ini.
  12. Mata uang yen.

Sebelum keberangkatan, sebaiknya mempersiapkan sejumlah mata uang yen untuk biaya hidup bulan pertama di Jepang, termasuk deposit untuk dormitory (apartemen), pembelian nomor atau alat komunikasi atau barang-barang keperluan asrama. Jumlah uang yang dapat dipersiapkan sekitar 100 ribu yen (12 juta rupiah).

Jika tidak membawa uang cukup banyak, pastikan membawa atm Indonesai berlogo visa atau master card karena bisa digunakan untuk penarikan di atm machine seven bank, seven eleven convenience store (charge cukup mahal sekitar 1000 yen), Family mart (charge kurang lebih 200 yen) atau Japan Post Bank.

  1. Bumbu instant dan bahan makanan

Bumbu-bumbu instan atau bahan makanan khas Indonesia bisa kita bawa dari rumah supaya menjadi pengobat rindu masakan kampong halaman serta menghemat pengeluaran. Diantaranya adalah kecap, saos, sambal terasi botol, bumbu masakan instan, penyedap, bumbu pecel, abon, tempe keripik.  Selain itu makanan instan atau siap saji misalnya mie, sereal, roti, biskuit, susu bubuk, rendang juga dirasa perlu untuk berjaga-jaga apabila sulit menemukan makanan halal dihari-hari pertama kedatangan.

  1. Pakaian secukupnya

Termasuk didalamnya jaket 1, setelan resmi (suit), baju adat (kebaya, batik), peralatan ibadah dan pakaian muslim (jilbab dll) karena akan sulit menemukannya disini. Umumnya warna pakaian di Indonesia cukup mencolok sementara di Jepang lebih banyak menggunakan warna netral dan warna tanah misalnya coklat, krem, dsb. Sehingga membawa pakaian lain secukupnya saja dan apabila ingin menambah baju bisa membeli setibanya di Jepang.

  1. Kosmetik dan Body Care

Perlu dibawa secukupnya saja, tetapi ada beberapa yang dibawa dalam jumlah extra seperti deodorant karena harga disini cukup mahal (kecuali membeli online di Amazon). Yang harus diwaspadai adalah karena perbedaan iklim dan suhu, terkadang shampoo, lotion, krim pelembab yang sudah sering kita pakai menjadi tidak cocok lagi ketika digunakan disini. Yang paling sering terjadi adalah munculnya ketombe, rontok atau terjadi kulit kering mengelupas. Solusinya dengan membawa hair tonic dan rajin mengoleskan pelembab yang dimiliki sampai mendapatkan produk Jepang yang cocok

  1. Benda-benda yang bersifat “lain-lain”, misalnya:

Kabel LAN untuk menyambungkan port internet kamar dormitory dengan laptop atau router; Router meskipun bisa dibeli disini tetapi akan sangat berguna jika ingin segera mengakses internet lewat hp segera dan ingin berhemat; rol kabel atau soket terminal; peralatan makan berbahan melamine, cukup 1 mangkok/piring dan 1 sendok atau lebih disarankan lagi 1 kotak makan dan 1 tempat minum berkualitas, misal tupperware  atau lunch box merek  lain yang leakproof  dan bisa dimasukkan microwave.

Tidak perlu membawa rice cooker kecil, panci masak, setrika, karena biasanya ada barang warisan dari senior yang pulang atau bisa membeli yang bekas di ricycle mart.

 

Hal-hal yang perlu dilakukan setibanya di Bandara dan di Fukuoka

  1. Begitu sampai di imigrasi bandara saat mengurus residence card, jika ingin melakukan part time job katakan “arubaito o shitai desu” di kounter imigrasi sehingga nanti tidak perlu pergi ke kantor imigrasi lagi.
  2. Membeli traveler sim, di bandara Fukuoka ada counternya. Ini berguna untuk komunikasi sementara sebelum memiliki nomor hp Jepang.
  3. Mencatat password mailbox, atm Jepang dan semua password yang dibuat disini untuk menghindari lupa.
  4. Membeli peralatan yang belum dimiliki atau tidak dibawa dari Indonesia seperti kabel LAN, soket terminal panci dan alat masak, alat makan, payung dan jaket di secondhand shop (Bisa meminta bantuan supporter untuk mengantar)
  5. Segera mengontak teman Indonesia atau anggota PPI Fukuoka melalui contact@ppi-fukuoka.or.id. Akan lebih baik jika mengontak sebelum keberangkatan atau begitu tiba di Jepang sehingga kami dari PPI Fukuoka sudah lebih siap membantu (misalnya membantu membeli peralatan no.4 jika supporter kampus berhalangan membantu)

 

Di luar apa yang dituliskan di atas dan sekedar untuk informasi atau gambaran saja, jumlah pengeluaran mahasiswa rat-rata perbulan sekitar 70 ribu yen ke atas (pengalaman pribadi). Perincian untuk biaya utility : sewa dormitory, listrik, air, internet dibawah 35 ribu yen (tergantung dormitory yang dipilih dan wilayah tempat tinggal) . Kemudian sisanya untuk biaya makan, transportasi, langganan nomor hp, dan keperluan lainnya. Kita bisa berhemat dengan rajin masak sendiri dan biaya di atas bisa ditekan lagi tergantung pada gaya hidup dan kebutuhan pribadi.

 

Sumber:

Pengalaman pribadi

https://msholihulh.wordpress.com/

Translate »