Berpuasa di Fukuoka
May 22, 2017
0

Bulan Ramadhan di Jepang tentunya berbeda suasana dengan di Indonesia. Di sini memang tidak ada kelompok orang berkeliling untuk membangunkan sahur atau kegiatan ngabuburit untuk mencari hidangan berbuka puasa. Namun begitu, ber-Ramadhan di Fukuoka memiliki keunikannya sendiri.

Bulan Ramadhan pada kalender Hijriah berubah musim dari tahun ke tahun. Pada tahun 2017 ini, bulan Ramadhan jatuh di akhir musim semi sampai awal musim panas, kondisi yang cukup nyaman untuk berpuasa, alhamdulillah. Musim, di negara empat musim, berpengaruh terhadap lamanya siang dan malam. Musim panas memiliku waktu siang terpanjang disetiap putaran tahun. Sebaliknya, musim dingin memiliki panjang siang terpendek. Sedangkan musim semi dan gugur ada dipertengahan keduanya. Sehingga dapat diprediksi, pada tahun ini umat muslim akan berpuasa selama kurang lebih 16 jam dengan suhu berkisar antara sekitar 25-30 derajat.

IMG_3374.JPG

Ramadhan bukanlah bulan untuk berlemas-lemas. Dengan tawakal dan menjalankan beberapa tips ini kita tetap bisa beraktivitas sebaik di luar bulan Ramadhan. Berikut beberapa tips untuk menjaga kesegaran tubuh selama menjalankan puasa 16 jam.

  1. Sebaiknya kita banyak minum ketika malam dan mengkonsumsi buah-buahan ketika sahur untuk menjaga kadar air dalam tubuh.
  2. Juga menghindari mengkonsumsi makanan atau minuman yang mempercepat metabolisme ketika sahur, seperti kopi, sehingga kita tidak mudah haus dan lapar di pagi hari.
  3. Selain itu, melakukan olah raga ringan selama bulan Ramadhan akan membantu kesegaran tubuh.

Jadwal sholat biasanya akan dirilis oleh Masjid An-Noor Fukuoka setiap tahunnya, sehingga kita bisa dengan mudah memperkirakan waktu sahur dan berbuka. Tidak berbeda dengan masjid-masjid di Indonesia yang selalu menyediakan buka puasa gratis setiap hari, Masjid An-Noor Fukuoka pun menyediakan hidangan berbuka puasa gratis setiap harinya. Bagi mahasiswa yang berkuliah di Kampus Ito pun tidak usah khawatir. Di Ito, komunitas mahasiswa muslim juga memiliki aktivitas berbuka puasa bersama setiap hari Senin sampai Jumat di Mushola Kampus Ito (West 4, Lantai 3). Makanan dan minuman disediakan secara sukarela baik oleh perorangan maupun oleh kelompok. Jika mau, kita pun bisa turut berpartisipasi dalam penyediaan konsumsi untuk berbuka. Partisipasi bisa dilakukan secara individu maupun kelompok dan jadwalnya nanti akan diatur oleh pengurus Mushola Kampus Ito.

Setelah berbuka puasa bersama, biasanya nanti akan dilanjutkan dengan sholat Maghrib, Isya, dan Tarawih bersama. Bedanya dengan di Indonesia, di kampus Ito tidak ada ceramah sebelum sholat Tarawih.

Suasana berbuka puasa bersama di Kampus Ito.

Sepanjang bulan suci ini pula, setiap komunitas muslim di Fukuoka, baik komunitas Mesir, Malaysia, Indonesia, Afrika, dan sebagainya akan diminta partisipasinya untuk menyediakan menu berbuka puasa paling tidak satu hari selama bulan Ramadhan. Menu yang disediakan kurang lebih untuk jamaah masjid yang bekisar sebanyak 300 orang. Selain itu, akan ada pula kegiatan buka bersama komunitas muslim Indonesia yang diadakan oleh Komunitas Muslim Indonesia di Fukuoka (Musfuk). Maka dari itu, untuk menyukseskan kegiatan-kegaitan tersebut, Musfuk akan membuka saluran infaq untuk kegiatan selama bulan Ramadhan sampai bulan Syawal (halal bihalal warga Indonesia). Besarnya infak biasanya akan ditentukan sesuai kebijakan pengurus Musfuk yang jumlahnya insyaAllah tidak akan memberatkan.

IMG_3375.JPG

Selain kegiatan selama bulan Ramadhan, apa lagi yang ditunggu selain Idul Fitri? Idul Fitri di Jepang akan terasa sangat berbeda dengan di Indonesia. Di Indonesia, suasana jalanan malam sebelum Hari Raya akan ramai dengan orang-orang berkeliling mengumandangkan takbir. Malam hari bergumul bersama keluarga, bercengkrama, mempersiapkan hari kemenangan. Belum lagi opor ayam, ketupat, dan sambal goreng yang sudah menunggu di panci-panci besar di dapur masing-masing.

Sedangkan di Jepang, suasana yang terasa akan jauh berbeda dengan suasana lebaran di Indonesia. Apalagi ketika Hari Raya jatuh bukan pada hari libur. Namun jangan khawatir, pada hari ini, teman-teman tidak akan sendirian karena sholat Idul Fitri bersama tetap akan dilaksanakan baik di Masjid An-Nour Fukuoka maupun di Kampus Ito untuk memfasilitasi mahasiswa Ito yang jarak tinggalnya cukup jauh dari masjid. Pada hari ini, biasanya para mahasiswa akan meminta izin kepada sensei masing-masing untuk diperbolehkan libur dari kampus minimal untuk sholat Ied.

Setelah sholat Ied dan ceramah, jamaah sholat tidak akan langsung pulang begitu saja. Akan ada hidangan Hari Raya yang biasanya disediakan oleh berbagai komunitas muslim yang ada di Fukuoka. Hidangan ini bersifat sukarela, sehingga siapapun bisa berpartisipasi membawa potluck-nya masing-masing untuk disantap bersama-sama. Di Jepang ini, walaupun jauh dari keluarga, akan kita rasakan nikmatnya merayakan Hari Raya dengan muslim lain dari seluruh penjuru dunia, yang berbeda-beda warna kulitnya, berbeda-beda bahasanya, pun berbeda-beda mahzabnya yang semuanya dipersaudarakan karena Islam.

Tidak ketinggalan, untuk menyemarakan suasana Hari Raya, Musfuk pun akan mengadakan acara halal bihalal untuk mempererat tali silaturahmi antar warga muslim Indonesia di Fukuoka. Semua acara sampai hidangannya akan disediakan oleh pengurus Musfuk, dan seperti biasa, makanan khas Indonesia selalu menjadi daya tarik utama dalam acara ini selain kesempatan untuk bersilaturahmi.

Jadi, sudah siapkah dirimu ber-Ramadhan di Fukuoka?

Oleh: Komunitas Muslim Indonesia di Fukuoka

Translate ยป